Dunia ini FANA

Manusia saat ini bersikap seolah-olah dunia ini kekal. Mereka menumpuk kekayaan yang mereka usahakan untuk kesenangannya sendiri tanpa adanya rasa empati dengan manusia lain yang seharusnya mereka anggap keluarga karena setiap manusia dimuka bumi ini hakikatnya adalah sama dan saling bersaudara (terutama umat islam).

Masih banyak contoh tentang manusia yang bersikap dunia ini abadi sehingga apa yang mereka lakukan tanpa memperhatikan lagi norma, aturan bahkan hukum Allah. Terjadinya pelecehan seksual, perzinahan, perampokan korupsi, kebohongan, dan dosa-dosa yang lain yang tidak akan sanggup saya sebutkan satu persatu itu termasuk dalam penilaian bahwa dunia ini abadi. Sehingga mereka tidak memikirkan apa yang akan mereka dapatkan di akhirat nanti dengan pertanggungjawaban atas apa yang telah mereka lakukan di dunia.

Dunia ini Allah ciptakan untuk Jin dan Manusia hanya untuk beribadah kepada-Nya sesuai surat Adz-Zaariaat ayat 56. Namun apa yang terjadi dengan manusia sekarang ini. Apakah mereka semua beribadah kepada-Nya? Ataukan mereka melalaikannya? Ini sebagai renungan kita bersama. Kembalilah ke fitrah kita dari awal sehingga kita tidak akan sulit menjalani kehidupan ini dan kita tidak menyesal apabila sudah di akhirat nanti.

Di dunia ini manusia juga diberi amanah oleh Allah (bukan tanpa arti manusia diciptakan) yaitu menjadi khalifah di bumi. Khalifah? Pasti kalian sering mendengarnya dan mengetahui artinya, sebagai pemimpin di bumi. Mau mimpin siapa? Siapa saja boleh. He he. Kita menjadi pemimpin minimal untuk diri kita sendiri, kita arahkan diri kita mau yang baik apa yang buruk. Sehingga ada kiasan “Hidup itu pilihan”. Setelah diri kita telah kita pimpin kita akan memimpin keluarga kita, mau digiring ke keluarga sakinah atau keluarga yang hancur. Setelah itu kita pimpin dunia, untuk memimpin dunia harus adanya persatuan antara satu manusia dengan manusia lain. Tidak hanya manusia yang memikirkan diri sendiri dalam berbuat namun manusia yang saling mengerti dan memahami satu sama lain. Sehingga terciptalah dunia yang tentram, damai, dan tenang.

Khalifah di bumi adalah menjaga dan melestarikan bumi bererta isinya. Namun apa yang terjadi saat ini, bumi kita hancur oleh tangan kita juga karena sosok khalifah di dunia saat ini belum ada pada kita sehingga tunggulah suatu saat nanti dimana dunia ini akan mengamuk dan membuktikan pada kita bahwa dunia ini FANA.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s